Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

hi

Bodohkah aku karena melukai diri sendiri? Mungkin iya, mungkin juga tidak... Mengapa? sebab itu adalah salah satu bentuk pertahanan diri, Irisan demi irisan, perih namun memberikan effort yang nikmat, Warnanya... merah pekat, Perih, namun hati terasa ringan, Hei... siapapun yang membaca ini, jangan memberitahu siapa-siapa ya... Cukup kita saja yang tahu...

-

 Ternyata aku lemah, Aku tak sekuat yang kupikirkan, Hatiku tak setegar yang kukira, Tuhan... Sanggupkah aku menjalani ujian-Mu? Marah kah Engkau terhadapku? Atas segala perbuatanku? Maafkan aku yang sering berpaling, Maafkan aku yang sering melakukan dosa-dosa besar, Sungguh, kupikir dengan berbuat dosa lubang dihatiku dapat tertutupi, Kupikir dengan menyakiti diriku sendiri dapat mengurangi rasa sakit dihati, Apakah ini karena aku bergantung pada manusia, Tuhan? Sehingga kau berikan kekecewaan secara terus menerus, Sehingga kau hancurkan hati melalui hamba-Mu? Cukup Tuhan, aku hanya ingin bahagia, Bahkan bahagiaku tak pernah sampai sebulan, lalu kau renggut lagi, Mengapa tak sekalian kau renggut nyawaku? Nyawa yang dipenuhi dosa, Sebab aku tak lagi punya harapan.

Lagi

Mentalku, mulai terganggu lagi. Sikapku, menjadi aneh lagi. Ingin menghilang, Ingin menyerah, Ingin tiada. Berasa tak ada harapan hidup. Senyumku, menghilang lagi. Ekspresiku, mendatar lagi. Hatiku, tak tahu lagi.